Negara kita, Indonesia yang tercinta, belakangan ini sedang diguncang dengan beberapa cobaan. Yang membuat penghuni ( baik rakyat atau pemimpin rakyat ) negara ini dipaksa memutar otak berkali-kali dan sekaligus menata hati dengan pikiran yang sehat. Namun dengan melihat realita di negara kita sekarang, apakah dapat di kategorikan berpikir dengan sehat dan dengan hati yang murni membela rakyat?, melihat negara ini adalah negara hukum yang berdemokrasi. Yang mana keinginan atau kehendak rakyat ini harus dijalankan sebagaimana mestinya dengan pemimpin rakyat atau pemerintah.
Bila kita lihat dari kasus yang sedang hangat-hangatnya ini sangat kental dengan unsur politik. Yang mana seharusnya politik ini digunakan untuk kesejahteraan rakyat, dengan tidak mempolitisasi politi sebagai tameng ataupun senjata yang digunakan untuk membela " diri ", menghindar dari fakta-fakta yang tampil dan yang ditampilkan. Sebenarnya politik yang dilakukan ini sebagai sesuatu yang cerdas atau sesuatu yang licik, yang tanpa kita sadari. Dan banyak orang meyakini, pergolakan ini akan lebih besar dibandingkan dengan sebelumnya pada masa pahit Indonesia, dimana masyarakat tidak dapat bergerak leluasa seperti sekarang. Dengan adanya keleluasaan publik inilah yang akan menambah dan memicu pergolakan yang lebih besar dari pada sebelumnya. Bersiaplah,..junjung kebenaran. Dan jangan sekali-kali melawan ARUS RAKYAT...!!
Senin, 15 Maret 2010
Darah Golongan " O "
Bagi kita untuk meningkatkan kesehatan dan memelihara tubuh khususnya darah kita, mungkin di harapkan lebih sedikit hati-hati memilih, mengkonsumsi makanan keseharian. Karena pemilik golongan darah " O "mempunyai kriteria makanan sendiri, begitu juga dengan golongan darah yang lainnya, mempunyai kriteria makanan tersendiri, sesuai dengan golongan darah.
Tipe darah O, yang disebut sebagai pemburu, memiliki ciri khas:
- Sistem kekebalannya berlebihan.
- Dianjurkan untuk mengonsumsi makanan tinggi protein dan rendah karbohidrat, seperti daging, buah, ikan, sayuran.
- Jangan berdiet yang berlebihan dan mudah beradaptasi dengan lingkungan.
- Respon yang baik atas stres bisa ditanggapi dengan aktivitas fisik.
- Memiliki risiko terkena penyakit yang disebabkan oleh radang dan kerusakan organ seperti arthritis bila makanan yang diasup tidak sesuai.
( dan bila terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat yang tinggi, dapat memicu Kadar gula darah yang tinggi dan mengakibatkan Diabetes )
Jagalah kesehatan kita karena sehat itu mahal.
Rabu, 21 Oktober 2009
Band Indonesia
Belakangan ini banyak band-band baru yang bermunculan di Indonesia. Dari sisi positifnya memang band-band ini banyak menghibur masyarakat kita. Dan bisa dikatakan band-band di Indonesia ini khususnya terbawa oleh arus, di Indonesia ini bukan masyarakat yang mengikuti aliran/band, melainkan band/aliranlah yang mengikuti masyarakat. Jadi bagaimana anak bangsa kita khususnya di dunia musik akan berkembang dengan banyak akar, yang ada malah menjadi monotone. Terpaku hanya di satu aBliran saja, dan hanya sekedar memainkan alat musik, dan menerima bayaran, jadi ' mereka ' belum menemukan soul sebagai musisi, karena musik itu tidak di ukur dengan uang.
Dan banyak juga sekarang band yang berpenampilan sangar, cadas, menyanyikan lagu cengeng. Setidaknya bila memang mereka membawakan lagu-lagu cengeng, berpenampilan lah biasa, tidak usah berlebihan, hanya akan mengundang konflik batin, bahkan perkataan yang tidak di inginkan.
Kamis, 04 Juni 2009
hakim berprestasi??
saya mahasiswa fakultas hukum di sebuah Universitas swasta di yogyakarta, mengetahui tentang dunia hukum, saya memang belum begitu paham tentang hitam putihnya hukum maupun para penegak hukum, khususnya di negara kita Indonesia. Tapi sedikit banyak saya mempunyai pemikiran tentang para penegak hukum di negara kita yang sering di sanjung-sanjung dan juga sering dicela oleh masyarakat.
Lebih jelas lagi saya membicarakan tentang hakim, kita tahu bahwa hakim mempunyai tanggungjawab yang berat dan besar bagi masyarakat yang berperkara di persidangan maupun dengan Tuhan Yang Maha Esa. Kenapa harus ada penghargaan kepada hakim yang berprestasi?, dan kenapa tidak ada penghargaan kepada hakim yang bersih?. Padahal hakim yang berprestasi belum tentu didalam kinerjanya bersih dari kotoran-kotoran moral manusia, yang pada saat ini sangat marak digunakan para penegak hukum untuk membuat pribadi mereka masing-masing semakin naik reputasinya, dan semakin besar pula pendapatan yang mereka dapat. Tetapi berbeda dengan hakim yang bersih dalam kinerjanya, yang paling tidak memberi putusan yang bersih dengan perkara yang mereka tangani. Seharusnya negara kita terutama pada pemerintah yang bergerak dalam bidang hukum, memberikan penghargaan kepada hakim yang bersih. Dan ini juga demi kemajuan para penegak hukum di negara kita yang makin lama makin tidak jelas perannya. Saya harap teman-teman yang membaca tulisan ini berfikir lebih matang dan dalam.
Lebih jelas lagi saya membicarakan tentang hakim, kita tahu bahwa hakim mempunyai tanggungjawab yang berat dan besar bagi masyarakat yang berperkara di persidangan maupun dengan Tuhan Yang Maha Esa. Kenapa harus ada penghargaan kepada hakim yang berprestasi?, dan kenapa tidak ada penghargaan kepada hakim yang bersih?. Padahal hakim yang berprestasi belum tentu didalam kinerjanya bersih dari kotoran-kotoran moral manusia, yang pada saat ini sangat marak digunakan para penegak hukum untuk membuat pribadi mereka masing-masing semakin naik reputasinya, dan semakin besar pula pendapatan yang mereka dapat. Tetapi berbeda dengan hakim yang bersih dalam kinerjanya, yang paling tidak memberi putusan yang bersih dengan perkara yang mereka tangani. Seharusnya negara kita terutama pada pemerintah yang bergerak dalam bidang hukum, memberikan penghargaan kepada hakim yang bersih. Dan ini juga demi kemajuan para penegak hukum di negara kita yang makin lama makin tidak jelas perannya. Saya harap teman-teman yang membaca tulisan ini berfikir lebih matang dan dalam.
Langganan:
Postingan (Atom)